KNOWLEDGE MANAGEMENT ADALAH USAHA UNTUK MENGUMPULKAN INFORMASI/PENGETAHUAN YANG DIMILIKI ORANG-ORANG DALAM SUATU ORGANISASI, MENDOKUMENTASIKAN SEKALIGUS MENDISTRIBUSIKANNYA.
Secara garis besar, tujuan dari Knowledge Management adalah untuk menyeberluaskan ilmu dari seseorang yang dianggap ahli di bidangnya kepada semua individu dalam suatu organisasi atau perusahaan.
Metode penerapan dari Knowledge Management sendiri sangat beragam, seperti dibentuknya CoP (Community of Practice) yang bisa kita analogikan seperti media diskusi atau kelompok belajar, pembentukan pusat data atau perpustakaan dan sebagainya.
Knowledge management adalah konsep dan jargon besar yang susah diimplementasikan.
Organisasi dan perusahaan tidak mengelola pengetahuannya dengan baik, sehingga transfer pengetahuan tidak terjadi. Organisasi perlu mengelola pengetahuan anggotanya di segala level untuk:
Mengetahui kekuatan (dan penempatan) seluruh SDM
Penggunaan kembali pengetahuan yang sudah ada (ditemukan) alias tidak perlu mengulang proses kegagalan
Mempercepat proses penciptaan pengetahuan baru dari pengetahuan yang ada
Menjaga pergerakan organisasi tetap stabil meskipun terjadi arus keluar-masuk SDM
Knowledge atau Pengetahuan dapat dibagi menjadi 2 bagian, anatara lain:
1. Explicit Knowledge: yang artinya pengetahuan yang tertulis, terarsip, dan tersebar baik dalam
bentuk cetak maupun elektronik.
2. Tacit Knowledge: yang artinya pengetahuan yang berbentuk know dan how, pengalaman, skill
Dengan ini Kami selaku panitia simposium "Sustainability Through Value Innovation & Learning Culture" yang telah selesai dilaksanakan,ingin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Anda dalam simposium tersebut.Kami berharap anda dapat hadir kembali dalam simposium berikutnya.
Apabila Anda ingin mendownlod materi dari simposium ini,Anda dapat mengklik hiper link ini.Atas perhatian dan kerjasamanya Kami ucapkan terima kasih.